
PROGRAM
KREATIVITAS MAHASISWA
JUDUL
PROGRAM
PENERAPAN SISTEM PENGAMAN SEPEDA MOTOR DENGAN SIDIK
JARI / FINGER PRINT
BIDANG
KEGIATAN:
PKM-T
Diusulkan
oleh:
Stevanus Tofan
Oktavianto (41611120076)
Cosmas
Surya Pambudi (41611120003)
Feri Imam Prastiyo (41611120022)
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2012
HALAMAN
PENGESAHAN
1. Judul Kegiatan : Penerapan Sistem Pengaman Motor dengan
Sidik Jari / Finger Print.
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-K
(X)
PKM-T ( ) PKM-M
3. Bidang Ilmu : (
) Kesehatan
( ) Pertanian
( ) MIPA (X) Teknologi
dan Rekayasa
( ) Sosial Ekonomi ( ) Humaniora
( ) Pendidikan
4. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap :
Cosmas Surya Pambudi
b. NIM :
41611120003
c. Jurusan : Teknik
Industri
d. Universitas :
Universitas Mercu Buana Jakarta
e. Alamat Rumah dan No Telp./HP : Wirogunan RT 01/06, Kartosuro
/ 08568117277
f. Alamat Email : cozmazalshams@gmail.com
5. Anggota Pelaksana
Kegiatan/Penulis : 3
orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Muhammad Kholil, ST, MT
b. NIK : 1 9970
0237
c. Alamat Rumah dan No Telp./HP : Anggrek Loka Graha Raya Bintaro
A 7/6
7. Biaya Kegiatan Total :
a. Dikti : Rp.
6.900.000,-
b. Sumber Lain : Rp. -
8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan
Jakarta,
20 Oktober 2012
Menyetujui
Dekan Fakultas Teknik Ketua Pelaksana Kegiatan
(Ir. Torik Husein, MT) (Cosmas Surya Pambudi)
NIK. 191570046 NIM. 41611120003
Pembantu Rektor Bidang Dosen
Pendamping
Kemahasiswaan
(Dana Santoso, Ir. M. Eng, Sc,
Ph.D ) (Muhammad
Kholil, ST, MT)
NIK. 187630016 NIK.
1 9970 0237
DAFTAR
ISI
Halaman
HALAMAN
PENGESAHAN USULAN PKM-T ......................................... ii
DAFTAR
ISI ..................................................................................................... iii
PENDAHULUAN
Judul……………………………………………………………………………. 1
Abstrak…………………………………………………………………………. 1
Latar
Belakang Masalah
...................................................................................... 2
GAGASAN
Perumusan
Masalah ..............................................................................………... 3
Tujuan…………………………………………………………………………... 3
Luaran yang diharapkan………………………………………………………… 4
Kegunaaan……………………………………………………………………… 4
Tinjauan pustaka……………………………………………………………….. 4
Metode Pelaksanaan……………………………………………………………. 8
Jadwal
Kegiatan………………………………………………………………..
9
Rancangan
Biaya……………………………………………………………… 10
DAFTAR
PUSTAKA ...................................................................................... 11
LAMPIRAN
....................................................................................................
11
Nama
dan Biodata TIM ………………………………………………………
11
A.
JUDUL
PENERAPAN
SISTEM PENGAMAN SEPEDA MOTOR DENGAN SIDIK JARI / FINGER PRINT.
B. Abstrak
Zaman sekarang teknologi sudah menyentuh ke segala
aspek kehidupan termasuk didalamnya aspek transportasi. Dalam hal security
system misalnya, telah banyak inovasi alat penggunaan berupa kartu pengaman,
password, ataupun verifikasi wajah yang telah banyak diketahui. Saat ini system
pengaman menggunakan kartu sudah handal, namun proyek akhir ini dituntut untuk
dapat menciptakan suatu system yang lebih memudahkan pengguna (user) dengan
tujuan mengurangi kesalahan yang mungkin ditimbulkan oleh beberapa factor, baik
berupa kesalahan alat maupun user. Oleh karena itu, tujuan akhir proyek ini
adalah untuk mengembangkan teknik deteksi dan verifikasi sidik jari
(fingerprint) dengan menggunakan metode yang terintegrasi pada Central lock
sebagai salah satu pilihan dalam system pengaman untuk pembuka kunci dan akses operasi
kendaraan bermotor sehingga system ini diharapkan dapat mempersulit seorang
pencuri untuk menghidupkan kendaraan.
Abstract
Now
the technology has touched all aspects of life including all aspects of transportation.
In terms of security system, for example, has many innovative tools such as the
use of security cards, passwords, or face verification has been widely known.
Currently, the security system using the card is reliable, but the final
project is required to create a system that better facilitates the user (users)
with the aim of reducing the errors that may be caused by several factors,
either device or user error. Therefore, the ultimate goal of this project is to
develop a technique of fingerprint detection and verification (fingerprint)
using a method that integrated Central lock as an option in the security system
to unlock and access motorcycle operation, so that the system is expected to
complicate a thieves to turn on the motorcycle.
C. LATAR BELAKANG MASALAH
Seiring
berjalannya waktu Sepeda motor bukanlah suatu hal yang bersifat mewah lagi,
karena sudah banyak perusahaan sepeda motor yang menawarkan dengan harga yang
terjangkau. Disamping konsumsi biaya bahan bakar yang tergolong irit, biaya
operasionalnya juga rendah. Maka tidak heran kendaraan ini menjadi kendaraan
yang paling populer dari yang lainnya. Dengan semakin bertambahnya tingkat
pembelian sepeda motor di indonesia, maka semakin bertambah banyak juga kasus
pencurian sepeda motor.
Kepolisian
mengakui bahwa kasus pencurian sepeda motor merupakan kejahatan yang sulit
untuk diungkapkan. Kepolisian Resort Jakarta Timur mengakui, sekitar 80 persen dari semua kasus pencurian kendaraan
bermotor yang mereka tangani sampai kini tak tuntas. Dari Januari hingga
Agustus 2012, hanya 20 persen kendaraan bermotor curian yang ditemukan
kembali.
"Untuk tahun ini, ada 144 laporan pencurian kendaraan bermotor roda dua dan yang telah diselesaikan sebanyak 24 kasus," kata Kepala Subbagian Humas Polres Jakarta Timur, Didi Haryadi, Kamis, 6 September 2012. Sedangkan laporan kasus pecurian kendaraan bermotor roda empat yang masuk telah mencapai 47 kasus pencurian dan yang dapat diselesaikan baru sembilan kasus (TEMPO.CO, Jakarta.Jum''at,07September2012|08:33WIB).
"Untuk tahun ini, ada 144 laporan pencurian kendaraan bermotor roda dua dan yang telah diselesaikan sebanyak 24 kasus," kata Kepala Subbagian Humas Polres Jakarta Timur, Didi Haryadi, Kamis, 6 September 2012. Sedangkan laporan kasus pecurian kendaraan bermotor roda empat yang masuk telah mencapai 47 kasus pencurian dan yang dapat diselesaikan baru sembilan kasus (TEMPO.CO, Jakarta.Jum''at,07September2012|08:33WIB).
Walaupun motor tersebut sudah dikunci bahkan tak
sedikit orang yang memiliki kendaraan motor selalu menggunakan kunci ganda
supaya tidak ada hal yang tidak di inginkan. Namun hal tersebut masih bisa saja
kendaraan tersayang hilang di rampas pencuri, sehingga diperlukan pengamanan
yang khusus sehingga kendaraan tidak hilang dibawa para pencuri.
Sangat disayangkan bila kemajuan teknologi tidak digunakan sebaik-baiknya. Teknologi Finger
Print atau pengenalan sidik jari banyak diterapkan untuk berbagai keperluan
kantor, terutama
untuk keamanan
dan absensi karyawan. Pengenalan sidik jari merupakan salah satu teknologi
identifikasi biometrik. Karena
tingkat akuratnya yang sangat tinggi, maka teknologi ini sudah dipercaya untuk
melatih sikap disiplin bagi
karyawan-karyawan yang nakal. Juga sudah dipakai untuk membuat kartu ATM, KTP, Untuk pengaman
mobil pribadi, dan sebagainya. Tapi
tidak ada salahnya juga bila teknologi ini dipakai untuk pengaman sepeda motor.
Dengan demikian sepeda motor akan lebih terjaga keamanannya serta tindakan
pencurian dapat terminimalisirkan dengan baik.
D. PERUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan latar belakang yang
telah diuraiakan di atas, maka permasahan yang dibahas dalam program ini
adalah:
1.
Bagaimana cara memanfaatkan tekhnologi Finger
Print menjadi alat pengaman sepeda
motor?
2.
Bagaimana proses pemindaian serta mekanisme cara kerja alat Finger Print ?
3.
Bagaimana Kelebihan/keuntungan penggunakan Finger
Print sebagai
alat untuk pengaman
sepeda motor ?
E.
Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1.
Mendiskripsikan pengetahuan dan pengenalan kepada masyarakat bahwa
tekhnologi Finger Print dapat dimanfaatkan menjadi alat
pengaman sepeda motor.
2.
Mengantisipasi terjadinya tingkat pencurian sepedamotor.
3.
Untuk memberikan inovasi yang baru pada tampilan sepedamotor dengan
memanfaatkan tekhnologi yang sudah ada.
F. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Luaran yang diharapkan dalam program
ini adalah :
a.
Meningkatkan karya kreatifitas mahasiswa dalam rangka bereksperimen
dan menemukan hasil
karya yang bermanfaat dan tepat guna.
b.
Masyarakat dapat memanfaatkan tekhnologi Finger
Print
c.
Terciptanya lapangan pekerjaan baru yang menambahkan pendapatan
masyarakat.
G. KEGUNAAN
Adapun kegunaan program
yang dimaksud adalah :
a.
Meningkatkan inovatif mahasiswa dalam menemukan hasil karya yang
dapat dimanfaatkan dalam bidang teknologi.
b.
Untuk meningkatkan kreatifitas dan penalaran pada pengembangan ilmu
teknologi tepat guna.
c.
Memperkenalkan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan Tekhnologi Finger Print pada sepeda motor
H. TINJAUAN PUSTAKA
1. Prospek Pengembangan tekhnologi Finger Print Sebagai alat untuk pengaman
sepeda motor
Pemindai sidik jari adalah sebuah perangkat elektronik
yang digunakan untuk menangkap gambar digital dari pola sidik jari. Gambar
tersebut disebut pemindaian hidup. Pemindaian hidup adalah pemrosesan digital untuk
membuat sebuah template biometrik yang disimpan dan digunakan untuk pencocokan.
Ini merupakan ikhtisar dari beberapa sidik jari yang lebih umum digunakan
sensor teknologi.
Sebuah
sistem pemindai sidik jari memiliki dua pekerjaan, yakni mengambil gambar sidik
jari, dan memutuskan apakah pola alur sidik jari dari gambar yang diambil sama
dengan pola alur sidik jari yang ada di database. Ada beberapa cara untuk
mengambil gambar sidik jari seseorang, namun salah satu metode yang paling
banyak digunakan saat ini adalah optical scanning.
Inti dari pemindai optik adalah charge
coupled device (CCD,
Peranti tergandeng–muatan), sistem sensor cahaya yang sama digunakan pada
kamera digital dan camcorder. CCD merupakan sebuah larik sederhana dari diode
peka cahaya yang disebut photosite, yang menghasilkan sinyal elektrik
yang merespon foton cahaya. Setiap photosite merekam sebuah piksel, titik kecil
yang merepresentasikan cahaya dan membenturnya. Pixel-piksel ini membentuk pola
terang dan gelap dari sebuah gambar hasil scan sidik jari seseorang.
Proses
scan mulai berlangsung saat jari diletakkan pada lempengan kaca dan sebuah
kamera CCD mengambil gambarnya. Pemindai memiliki sumber cahaya sendiri,
biasanya berupa larik light emitting diodes (LED), untuk menyinari alur
sidik jari. Sistem CCD menghasilkan gambar jari yang terbalik, area yang lebih
gelap merepresentasikan lebih banyak cahaya yang dipantulkan (bagian punggung
dari alur sidik jari), dan area yang lebih terang merepresentasikan lebih
sedikit cahaya yang dipantulkan (bagian lembah dari alur sidik jari).
Sebelum membandingkan gambar
yang baru saja diambil dengan data yang telah disimpan, processor scanner
memastikan bahwa CCD telah mengambil gambar yang jelas dengan cara melakukan
pengecekan kegelapan rata-rata piksel, dan akan menolak hasil pemindaian jika
gambar yang dihasilkan terlalu gelap atau terlalu terang. Jika gambar ditolak,
pemindai akan mengatur waktu pencahayaan, kemudian mencoba pengambilan gambar
sekali lagi.
Jika tingkat kegelapan telah
mencukupi, sistem scanner melanjutkan pengecekan definisi gambar, yakni
seberapa tajam hasil scan sidik jari. Pemroses memperhatikan beberapa garis
lurus yang melintang secara horizontal dan vertikal. Jika definisi gambar sidik
jari memenuhi syarat, sebuah garis tegak lurus yang berjalan akan dibuat di
atas bagian piksel yang paling gelap dan paling terang. Jika gambar sidik jari
yang dihasilkan benar-benar tajam dan tercahayai dengan baik, barulah pemroses
akan membandingkannya dengan gambar sidik jari yang ada dalam database.
Hasilnya dapat diketahui dalam
waktu yang sangat singkat. Apakah Anda benar –benar pemilik sepeda motor atau
bukan.
2. Keunggulan Fingerprint
a. Kenyamanan
b. Keamanan
c. Efisiensi
biaya ( Jika dibandingkan identifikasi dengan suara maupun retina mata)
d. Harga
Terjangkau.
3.
Peluang Usaha
Tekhnologi Finger Print sepeda motor
memiliki prospek usaha yang menjamin, kita
bisa melihat bahwa Finger Print sudah
banyak diterapkan untuk berbagai keperluan kantor, terutama untuk keamanan
dan absensi karyawan,
untuk pembuatan kartu ATM, KTP elektronik, SIM, dan sudah terdapat juga untuk
pengaman mobil pribadi yang banyak kita
jumpai pada kendaraan-kendaraan luar negeri. Maka tidak diragukan lagi bahwa
tekhnologi inipun layak untuk di pasang
pada sepeda motor yang saat ini hanya mengandalkan kunci pegaman manual yang
mudah dibongkar oleh pencuri. Juga karena naiknya tingkat pembelian sepeda
motor tiap tahun serta tekhnologi ini merupakan inovasi terbaru maka peluang
pasarnyapun cukup menjanjikan.
Specification
:
* Bahan: ABS bahan tahan api* Dasar Fungsi:
- Sidik Jari menyimpan / scan / menghapus (dapat menyimpan 9 sidik jari)
- Menonaktifkan mobil untuk pengguna yang tidak terdaftar
* Sidik Jari error rate: FAR <0,001%
* Sidik Jari FRR: <1% FRR
* Sidik Jari kapasitas: 9
* Sidik Jari kecepatan identifikasi: 1s (identifikasi sidik jari penuh)
* Sidik Jari anti-statis kolektor kemampuan: ESD <15KV (udara)> 7.5KV (kontak)
* Fingerprint Scanner Life: 1.000.000 gesekan
* Perangkat kecepatan respon: 2s <
* Kering dan basah jari otomatis adaptasi
* Pengakuan menilai: lebih dari 99.5%
* Tingkat identifikasi Salah: kurang dari satu dalam satu juta
* Bekerja Voltage: 10V mengarahkan arus – 15V
* Bekerja Lancar (Siaga): <10 mA
* Bekerja Lancar (State Aktif): <0,4 A
* Relay Kapasitas Maksimum: 40a>
* Bekerja Maksimum Power: 5W <
* Normal Bekerja Suhu: – 40-85 Derajat Celcius / li>
Finger Swipe Modul – Unlock sidik jari kunci kontak
* Input Voltage: 12V
* Dimensi:
- Mainframe – L: 83 x W: 105 x D: 30 (mm)
- Pembicara – L: 42 x W: 60 x D: 15 – Panjang kabel = 150 (mm)
- Remote Controller – L: 75 x W: 40 x D: 10 (mm)
- VGA + Mini USB Kabel Panjang = 150 (mm)
- Wires Harnes Panjang – 130 (mm)
- Harnes Kawat Panjang – 120 (mm)
* Jaminan Mutu: ISO9002
I. METODE PELAKSANAAN
Penelitian
direncanakan melalui 3 tahap yaitu : 1) Tahap pengujian alat yang
digunakan; 2) Tahap pemasangan alat; 3) Pengujian fungsi akhir fingerprint yang sudah terpasang pada sepeda
motor.
Tahap 1. Pengujian alat
Semua alat diuji sesuai fungsinya
seperti kamera charge coupled device (CCD), modul power, modul AVR, rangkaian LCD, modul
relay, battery metering level, rangkaian keypad, dan rangkaian logic
fingerprint.
2) Pengujian
fungsi akhir fingerprint yang sudah
terpasang pada sepeda motor.
Pada diagram alir yang pertama
sistem akan diinisialisasi awal, kemudian dicek apakah ada perintah untuk
mematikan buzzer, jika tidak maka output buzzer berbunyi. Jika
ada, maka nyalahkan modul fingerprint kemudian akan muncul tampilan
awal. Kemudian ditunggu apakah ada inputan dari user.Jika user menekan tombol 1 maka akan di cek
apakah tanya password jika tidak maka akan menuju ke menu fingerprint.
Jika tanya password maka akan dicek apakah fault
password,
jika iya maka cek kode PUK. User dapat menginput 6 digit angka kemudian dicek
apakah benar
password PUK-nya .jika tidak maka akan kembali ke proses inputan kode PUK.
Sedangkan jika
benar maka dicek apakah modul fingerprint, jika iya maka ke menu fingerprint
jika
tidak maka ke
menu fast starter.
J. JADWAL KEGIATAN
No
|
KEGIATAN
|
BULAN
|
|||
A
|
PERSIAPAN
|
I
|
II
|
III
|
IV
|
1.
|
Penetapan
rencana kerja
|
Ö
|
|||
2.
|
Persiapan
bahan dan alat
|
√
|
√
|
||
B.
|
PELAKSANAAN
|
||||
1.
|
Pengujian
alat
|
√
|
√
|
√
|
|
2.
|
Pemasangan alat
|
√
|
√
|
√
|
|
3.
|
Pengujian
akhir
|
√
|
√
|
||
C.
|
PENYUSUNAN LAPORAN
|
||||
1.
|
Analisis
Data
|
√
|
√
|
||
2.
|
Menyusun
draft laporan
|
√
|
√
|
||
3.
|
Perbaikan
laporan I
|
√
|
√
|
||
4.
|
Penggandaan
laporan akhir
|
√
|
|||
5.
|
Pengiriman
Laporan
|
√
|
K.
RANCANGAN BIAYA
1. Rekapitulasi Biaya
No
|
Jenis Pengeluaran
|
Biaya Keseluruhan
|
1.
|
Anggaran alat
|
Rp. 4.000.000,-
|
2.
|
Anggaran Bahan
|
Rp. 2.000.000,-
|
3.
|
Anggaran Perjalanan
|
Rp. 900.000,-
|
Jumlah
|
Rp. 6.900.000,-
|
2.
Lain-lain
No.
|
Jenis Pengeluaran
|
Biaya Keseluruhan
|
1.
|
Analisis Data
|
Rp. 150.000,-
|
2.
|
Penyusunan laporan
|
Rp. 200.000,-
|
3.
|
Publikasi
|
Rp. 400.000,-
|
4.
|
Dokumentasi
|
Rp. 200.000,-
|
5.
|
Biaya tak terduga
|
Rp. 250.000,-
|
Jumlah
|
Rp. 1.200.000,-
|
L.
DAFTAR PUSTAKA
Rafika Aulia. Tempo. Co. “Jakarta.Banyak Kasus Maling Motor di Jakarta Tak Terungkap”.2012
Cicilia Maya Christanti, “kunci motor otomatis
menggunakan recognize sidik jari berbasis neural network ” , Jurusan S1 Fisika,
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga
Samuel
Lukas,dkk.2007.”Pengenalan
citra sidik jari menggunakan
metode Principal component anallisis
dan hamming distance”.Fakultas
Ilmu Komputer,Universitas Pelita Harapan, Tangerang,Indonesia.
Beman Suharjo,dkk; “Perancangan system keamanan
sepeda motor dengan system sidik jari”; Computer Engineering Department,
Faculty of Engineering, Binus University.2011
Yudik Haryono,dkk; “Bidang kegiatan PKM Teknologi
(PKMT)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar