Kamis, 07 Februari 2013

Coment Pantona news 3



Ria Julianita
Hi All ,  
Physicly, i wear Jilbab, im not beautiful but little bit sweet, hehe. and some people say, im smart because mostly, i got 1st ranking since i was in elementary scholl, im stupid girl because i cant cook (just water and something's instant) *poor me,
 
Finally, im looking for bestfriends who can share all they experiences to me.
Nice to meet you here All,, (^-^)




Bahaya Pemakaian Kresek
Kategori: Lingkungan - Dibaca: 168 kali | Komentar: 1

Senin, 15 Oktober 2012 - 17:29:48 WIB
Description: http://www.pantonanews.com/foto_berita/31tas-kresek-400x200.jpg
Kantong plastik atau masyarakat biasa menyebutnya dengan ‘kantong kresek‘ , sudah tak asing lagi dipenglihatan kita sehari-hari. Hampir semua barang-barang disekeliling kita menggunakan bahan bernama plastik ini sebagai pembungkus. Kelebihan dari plastik diantaranya yaitu murah, ringan, tidak mudah hancur/pecah, saat ini juga banyak plastik dengan motif-motif yang indah dan unik dikarenakan bahan ini mudah bercampur dengan aneka bahan pewarna. Semua kelebihan ini tentu saja membuat bahan plastik lebih praktis ketimbang bahan tradisional lainnya yang memerlukan perawatan khusus. 
Namun dibalik sifatnya yang praktis, kantong plastik berbahaya karna dapat mengontaminasi makanan didalamnya. Sebagai pihak yang ikut bertanggung jawab akan hal ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia, telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong plastik.
Berdasarkan penelitian yang mereka lakukan, Kantong plastik terutama yang berwarna hitam, mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat memicu penyakit Kanker. Selain itu dalam proses daur ulang, produsen tidak mau memperhatikan apakah plastik ini berasal dari limbah pabrik, rumah tangga, kotoran hewan dan manusia, sisa pestisida atau dari limbah logam berat. Penelitian ini dilakukan langsung di tempat daur ulang, yang ternyata tidak melalui proses sterilisasi. Sampah plastik dicincang-cincang lalu dicuci dengan sedikit sabun agar tidak berbau. Kemudian ditambah zat-zat kimia. 
Pengaruh bahaya plastik secara kimiawi diakibatkan pada proses daur ulang yang dapat dilakukan berkali-kali, hal ini karna sifat bahan plastik yang akan terurai setelah beribu tahun kemudian. Berikut urutan proses daur ulang kantong plastik : 
Pengumpulan sampah di TPA ;
Penyortiran plastik yang layak untuk didaur ulang, pada proses ini penyortir tidak memperhatikan dari mana plastik berasal ;
Pencucian dengan bahan seadanya tidak sampai steril ;
Penggilingan hingga menjadi butiran kecil plastik ;
Pemberian zat warna aditif guna memberi warna pada plastik ;
Pemberian zat anti fogging agar dapat tahan terhadap sinar ultraviolet ;
Pemberian zat anti slip agar plastik bersifat transparan ;
Pemanasan untuk menyatukan butiran plastik ;
Pencetakan menjadi berbagai bentuk dan ukuran.
Saat ini berbagai sosialisasi telah dilakukan mengingat bahan plastik yang bersifat Karsinogen yaitu zat-zat yang menyebabkan kanker, dengan mengubah DNA dalam sel-sel dan hal ini tentunya akan mengganggu proses-proses biologis dalam tubuh. Memang kita tidak akan langsung merasakan dampak dari penggunaan kantong plastik, Tapi hal ini akan muncul saat 20 – 30 tahun kemudian tanpa kita sadari. (Ria Julianita)
 
Sumber :
http://health.kompas.com/read/2008/10/23/14512748/Bahaya.Mengintip.di.Balik.Pemakaian.Plastik
http://asalasah.blogspot.com/2012/05/bahaya-kimia-dari-kantong-plastik-hitam.html
http://letter03.blogspot.com/2009/11/pengaruh-kantong-plastik-secara-kimiawi.html
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/11/kantong-plastik-hitam-bahaya-untuk-bungkus-makanan/
http://id.wikipedia.org/wiki/Karsinogen
http://www.dinkes-dki.go.id/
Sumber Gambar:
http://www.harianterbit.com/kategori/nasional/sosbud/
31 Oktober 2012 - 10:40:38 WIB
Wah ini masukan yang bagus. Karena dengan telah membaca artikel ini orang akan lebih tau apa saja yang boleh / tidak boleh dikemas dengan kantong plastik. Karena sesungguhnya kantong plastik sudah terasa akrab dengan kehidupan sehari-hari kita, terutama dengan belanjaan. Dan seharusnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia bukan Cuma mewanti-wanti saja terhadap bahaya plastic, tapi juga memerintahkan agar para pengusaha kantong plastik bisa membuat kantong plastic , mana kantong plastic yang sekiranya aman untuk makanan dan mana kantong plastik yang hanya dibuat untuk non makanan.

Description: http://www.pantonanews.com/foto_user/small_56Tofan%20Oktaviyanto.jpg
Bottom of Form

Tidak ada komentar:

Posting Komentar