Jumat, 31 Mei 2013

Pentingnya Safety Riding Untuk Para bikers Indonesia



Banyaknya sepeda motor di Indonesia membuktikan bahwa  angka kepemilikan dan minat masyarakat terhadap sepeda motor di Indonesia tiap tahunnya semakin naik.  Dari data statistik menunjukkan bahwa jumlah kenaikan ini sangat signifikan bahkan bisa beberapa kali lipat dari mobil pribadi. Banyak masyarakat yang menggunakan sepeda motor, tapi masih minim dalam safety ridingnya. Atau banyak juga  masyarakat  yang sudah tahu safety riding tapi masih mengabaikannya.  Sehingga kecelakaanpun sulit untuk diminimalisasikan.
            Dari data yang diperoleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) sepanjang tahun 2012 terjadi 117.949 kecelakaan dan penyebab terbesarnya yakni sepeda motor dengan jumlah 111.015 unit. Namun, angka kecelakaan motor ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berada di angka 151.591 unit. Meski turun kita juga tidak boleh menyepelekannya.
            Di kota besar seperti Jakarta yang kesehariannya dihadapkan oleh kemacetan pasti kita sering melihat kecelakaan-kecelakaan sesama pengendara. Faktor kelelahanpun menjadi penyebab utamanya, akibat dari  menurunnya tingkat konsentrasi seseorang saat macet dijalan. Oleh karena itu kita harus selalu waspada dan tetap fokus juga harus safety riding tentunya. Berikut hal-hal sederhana yang harus di persiapkan sebelum mengendari sepeda motor (terutama bagi pengendara yang akan menempuh jarak hauh) :
1. Helm (minimal mengunakan half face)
            Ini merupakan piranti wajib yang harus dipakai saat berkendara. Fungsinya melindungi kepala kita bila terjadi benturan. Bila memungkinkan pakailah helm fullface, sehingga perlindunganpun akan terasa maksimal.
2. Jaket
            Selain membuat tampilan menjadi keren dan gagah, jaket juga memiliki peran safety yang komplit untuk tubuh. Alangkah lebih baik menggunakan jaket yang mempunyai lapisan tebal dan bisa melindungi tubuh dari terpaan angin secara langsung juga efek negative  lainnya.
3. Sarung Tangan.
            Piranti ini juga dirasa perlu untuk pengendara motor. Selain fungsinya adalah melindungi tangan dari debu dan kotoran juga sengatan matahari, sarung tangan juga mengurangi resiko luka, saat terjatuh dari motor. Maka dari itu sebaiknya pilih sarung tangan yang memiliki lapisan dan menutupi kedua belah tangan, dan terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat juga sesuai dengan standart safety riding.

4. Sepatu
            Seperti halnya sarung tangan, sepatu juga memiliki peran yang penting yaitu melindungi kaki dari benturan dari luar, misalnya bahaya terinjak, panas mesin, juga mengurangi resiko luka saat terjatuh dari motor. Sepatu harus mempu memberikan kenyamanan seta keamanan bagi seluruh lapisan kaki. Maka dari itu pilih sepatu yang dibuat khusus buat pengendara motor.

5. Periksa Kondisi motor.
          Bagian yang tidak kalah penting adalah  motor yang kita kendarai harus dalam kondisi bagus dan siap untuk dikendarai. Pertama periksa tekanan angin di kedua ban, cek oli mesin, cek semua lampu dan klakson apakah masih berfungsi tidak. Dan biasakan panasi motor di pagi hari sebelum berkendara terutama pada motor yang mempunyai kompresi tinggi.

            Mungkin tadi adalah langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh para pengendara motor untuk memaksimalkan safety riding. Ingat kata pepatah “lebih baik mencegah dari pada mengobati”. Mari kita ciptakan keamanan berlalulintas dan bertanggung jawab saat berkendara. Life is limited and let’s safety riding. (Tofan Oktaviyanto)


Sumber :
http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17&notab=12
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjatcjyOuIWXSFyZ9qz84oN-UEmNGs9WbZ8gH_bKHUXQ5KQFpa3I44QVxSpVJbqkeFYZCWYRB-3MSUqDSmxRD5qG41_lFcuHycwsHAqRcctyAOLKVKCL7cpGuSY_3FCdtPwQKOiJQApJoY/s1600/safetyRiding.png

Tidak ada komentar:

Posting Komentar