Banyaknya
sepeda motor di Indonesia membuktikan bahwa
angka kepemilikan dan minat masyarakat terhadap sepeda motor di
Indonesia tiap tahunnya semakin naik. Dari
data statistik menunjukkan bahwa jumlah kenaikan ini sangat signifikan bahkan
bisa beberapa kali lipat dari mobil pribadi. Banyak masyarakat yang menggunakan
sepeda motor, tapi masih minim dalam safety ridingnya. Atau banyak juga masyarakat
yang sudah tahu safety riding tapi masih mengabaikannya. Sehingga kecelakaanpun sulit untuk diminimalisasikan.
Dari
data yang diperoleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas
Polri) sepanjang tahun 2012 terjadi 117.949 kecelakaan dan penyebab terbesarnya
yakni sepeda motor dengan jumlah 111.015 unit. Namun, angka kecelakaan motor
ini berkurang dari tahun sebelumnya yang berada di angka 151.591 unit. Meski
turun kita juga tidak boleh menyepelekannya.
Di
kota besar seperti Jakarta yang kesehariannya dihadapkan oleh kemacetan pasti
kita sering melihat kecelakaan-kecelakaan sesama pengendara. Faktor
kelelahanpun menjadi penyebab utamanya, akibat dari menurunnya tingkat konsentrasi seseorang saat
macet dijalan. Oleh karena itu kita harus selalu waspada dan tetap fokus juga
harus safety riding tentunya. Berikut hal-hal sederhana yang harus di
persiapkan sebelum mengendari sepeda motor (terutama bagi pengendara yang akan
menempuh jarak hauh) :
1.
Helm (minimal mengunakan half face)
Ini
merupakan piranti wajib yang harus dipakai saat berkendara. Fungsinya
melindungi kepala kita bila terjadi benturan. Bila memungkinkan pakailah helm
fullface, sehingga perlindunganpun akan terasa maksimal.
2. Jaket
Selain
membuat tampilan menjadi keren dan gagah, jaket juga memiliki peran safety yang
komplit untuk tubuh. Alangkah lebih baik menggunakan jaket yang mempunyai
lapisan tebal dan bisa melindungi tubuh dari terpaan angin secara langsung juga
efek negative lainnya.
3. Sarung Tangan.
Piranti
ini juga dirasa perlu untuk pengendara motor. Selain fungsinya adalah
melindungi tangan dari debu dan kotoran juga sengatan matahari, sarung tangan
juga mengurangi resiko luka, saat terjatuh dari motor. Maka dari itu sebaiknya
pilih sarung tangan yang memiliki lapisan dan menutupi kedua belah tangan, dan
terbuat dari bahan yang dapat menyerap keringat juga sesuai dengan standart
safety riding.
4.
Sepatu
Seperti halnya sarung tangan, sepatu
juga memiliki peran yang penting yaitu melindungi kaki dari benturan dari luar,
misalnya bahaya terinjak, panas mesin, juga mengurangi resiko luka saat
terjatuh dari motor. Sepatu harus mempu memberikan kenyamanan seta keamanan
bagi seluruh lapisan kaki. Maka dari itu pilih sepatu yang dibuat khusus buat
pengendara motor.
5.
Periksa Kondisi motor.
Bagian yang tidak kalah penting adalah motor yang kita kendarai harus dalam kondisi
bagus dan siap untuk dikendarai. Pertama periksa tekanan angin di kedua ban,
cek oli mesin, cek semua lampu dan klakson apakah masih berfungsi tidak. Dan
biasakan panasi motor di pagi hari sebelum berkendara terutama pada motor yang
mempunyai kompresi tinggi.
Mungkin tadi adalah langkah-langkah
dasar yang harus dilakukan oleh para pengendara motor untuk memaksimalkan
safety riding. Ingat kata pepatah “lebih baik mencegah dari pada mengobati”. Mari
kita ciptakan keamanan berlalulintas dan bertanggung jawab saat berkendara.
Life is limited and let’s safety riding. (Tofan Oktaviyanto)
Sumber
:
http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjatcjyOuIWXSFyZ9qz84oN-UEmNGs9WbZ8gH_bKHUXQ5KQFpa3I44QVxSpVJbqkeFYZCWYRB-3MSUqDSmxRD5qG41_lFcuHycwsHAqRcctyAOLKVKCL7cpGuSY_3FCdtPwQKOiJQApJoY/s1600/safetyRiding.png
Tidak ada komentar:
Posting Komentar